0 Latar Belakang
E-commerce merupakan cara bagi konsumen untuk dapat membeli barang yang diinginkan secara online, hal inilah yang mungkin di nilai efektif dan efisien bagi para konsumen. Tidak perlu berlama-lama antri untuk mendapatkan suatu barang atau jasa yang diinginkan, bahkan tidak membuang banyak waktu, biaya dan tenaga yang terbuang sia-sia jika melakukan cara ini.
Dalam dunia makanan terutama makanan ringan, e-commerce juga mempunyai peranan penting untuk memperkenalkan jenis makanan ringan tersebut kepada masyarakat secara cepat. Contohnya adalah roti mini, sebuah makanan ringan yang mungkin sangat dinikmati oleh masyarakat kebanyakan. Mungkin masih banyak para usahawan yang melakukan usaha ini secara manual, yang masih dinilai belum begitu efektif dan efisien karena dinilai masih mempersulit konsumen untuk mendapatkannya. Salah satu kendalanya adalah masalah tempat, karena jika tempat usahawan roti mini tersebut jauh dari jangkauan konsumen bisa saja konsumen itu akan mengurungkan niatnya untuk memdapatkan roti mini tersebut.
Pada kesempatan ini, penulis juga memanfaatkan e-commerce untuk mempublikasikan sebuah toko pembuatan roti mini tersebut. Sehingga konsumen tidak perlu merasa susah atau repot lagi untuk mendapatkan makanan ringan, terutama roti mini.
2 Sebuah Ungkapan Hatiku
Saat malam merayap sunyi
bisu membelai batin jiwaku
terhenyak aku dalam jiwamu nan membeku
hancurnya hati berkeping tak bersatu
namun kucoba melangkah
walau tertatih dan tersaruk lara
yang mendera isi hatiku
mencoba mengetuk keangkuhanmu
dimana nuranimu?
Sekeras karangkah hatimu?
Roda hidup hanyalah sebuah pasir keberuntungan
menemani bergulirnya waktu
tiba saat berganti
tawa kesombongan
hanya tangis menyayat dinding hati
Sakit.. perih.. tak berganti
Meski nurani ingin berhenti dan kembali
namun kini tak berarti..
0 Handphone klasikku
Teringat di saat masa SMA dulu, dimana kebanyakan canda tawa selalu terpapar ceria disetiap paras wajah para pengguna seragam putih abu-abu. masa-masa dimana semua terasa indah dan ingin sekali rasanya mengulang kembali kenangan itu saat ini. Remaja yang ingin berpenampilan beda, menarik perhatian dari lawan jenis. ohh, masa puber yang sangat membahagiakan.
Satu barang yang selalu mengikut dalam kantong celanaku, yang sangat mengingatkanku akan masa SMA dulu. Ya, sebuah handphone hasil pembelian dari uang tabunganku sendiri. Bangga, mungkin itu kata yang tepat yang dapat aku ucapkan untuk diriku sendiri. Begitu banyak kenanganku dengan handphone itu, walau mungkin saat ini sudah banyak sekali handphone-handphone yang lebih canggih tetapi itu tidak pernah menjadikan alasan aku untuk mejalankan niatku untuk mengganti handphone ku ini dengan yang lain.
Pesan singkat atau yang lebih kita kenal dengan sebutan SMS, yang terkirim dari teman-teman ku semasa SMA dulu sampai saat ini pun tidak sedikit yang masih tersimpan dalam handphone ku. pengharapan, kemesraan, persahabatan hingga kekecewaan masih ada dalam memory handphone ku itu.
Entah sampai kapan handphone ini akan selalu ada di dalam genggamanku, begitu sayangnya mungkin diriku. Jika orang-orang bilang sekarang mungkin adalah "Lebay", tapi memang begitulah adanya.
Kenanganku Hp klasikku :)
0 Puisi tanpa judul
0 KEBAHAGIAANMU ADALAH MIMPIKU, AYAHKU
Anak laki laki umumnya bermain bola sepak bersama di lapangan depan rumahku. Dan aku hanya dapat melihat mereka di kamar ini, menyaksikan canda tawa mereka tanpa masuk ke dalam ruang lingkup mereka. Ya, aku menyadari itu. Tubuhku yang cacat lah yang menghalangiku untuk bermain bersama anak normal lainnya. Kaki mereka dapat dengan lincah berlari kesana kemari, aku hanya dapat duduk di kursi roda ini. Tangan mereka dapat menggenggam sesuatu dengan bebas. Sedangkan aku, untuk mengambil gelas di meja pun tak becus. Ada ketidak sinkron-an antara otak dan gerakan ku. Orangtua ku mengalami kecelakaan saat ibu sedang mengandungku. Hingga terjadi gangguan pada kandungannya.
Orang-orang biasa memanggilku Rio. Ayah seorang diri mengasuhku sejak kecil, hingga umurku yang sekarang telah 14 tahun. Ibu meninggal karena kanker paru-paru nya saat aku berumur dua tahun. Ayah hanya tukang service alat elektronik di kios kecil dekat pasar. Aku bersekolah di Yayasan Putra Harapan, dimana anak-anak cacat lainnya bersekolah. Aku dan ayah hidup sederhana apa adanya.
Tapi ada suatu dendam di hatiku saat melihat orang-orang memandang aku dan ayah dengan sebelah mata. Sakit yang tak pernah terungkapkan oleh bibirku yang tak mampu berbicara selancar orang pada umumnya. Bibirku yang hanya dapat berbicara dengan suara yang tak jelas takkan mampu meneriakkan segala emosi ku untuk mengungkapkan kemarahan ku terhadap orang-orang itu. Batinku menangis di setiap ayah mengurut dada dengan perlakuan orang-orang yang meremehkan keluarga kami.
Di suatu saat terbesit harapan ku untuk mengangkat derajat hidup keluarga. Tapi aku melihat diriku sendiri. Anak cacat, yang tak bisa buang air sendiri. Apakah pantas aku menjadi orang sukses?
Ku ambil sebuah buku gambar di sampingku, dengan cat air yang ayah beli bulan lalu saat aku meminta nya di pasar. Kubuka lembaran buku putih itu dan ku celupkan kuas ke dalam warna cat air . Sekuat tenaga ku seimbangkan gerak tanganku. Perlahan tanganku menggoreskan kuas itu ke lembar putih. Sungguh sulit, disaat aku menggerakkan arah tanganku dengan kemauanku. Goresan-goresan tanganku melangkah lebih lancar. Ayah telah berdiri di depan pintu kamar, menghampiriku. Sedikit terkejut aku dibuatnya. Ayah melihat karyaku. Tersenyum penuh makna, “besok akan ayah belikan alat melukis yang bagus ya nak”.
Keesokan harinya ayah benar membelikan alat –alat lukis untukku. Bagus memang, pasti dengan harga yang tak dapat dibilang murah juga. Aku belajar melukis lebih giat lagi. Hingga ayah mempercayakan karyaku untuk diajukan ke sebuah pameran seni lukis.
Dan disini nasib hidup kami berubah. Para seniman mengacungkan jempol untuk karya seni ku, walaupun aku sama sekali tak mengenal teknik lukis secara formal sebelumnya. Namaku disebut-sebut di banyak surat kabar. Anak keterbelakangan mental dan fisik dapat menciptakan karya seni berselera dunia. Kurang lebih seperti itu ungkapan surat kabar yang menceritakan ku.
Kini aku dapat menunjukkan kepada orang-orang, bahwa aku dapat menaikkan derajat hidup aku dan ayahku, bukan untuk dipandang sebelah mata.
Anda dapat mengambil pelajaran hidup dalam cerita ini, bahwa fisik dan materi tak akan menghalangi keberhasilan seseorang karena tak akan ada yang dapat mengalahkan tekad dan usaha selain Tuhan. Semoga tulisan ini mampu menyemangati kita semua dalam menjalankan hidup, terima kasih.
0 Sudut Ruangku
Nama ku Sata, aku adalah putra bungsu dari tiga bersaudara. Anak terbengal dalam rumah, itulah anggapan dari kakak-kakak dan orangtuaku. Nilai rapor ku yang miskin poin dan tingkah-tingkah onar ku di sekolah sudah lumrah mereka terima. Sebenarnya aku terusik dengan omongan orangtua yang selalu membanding bandingkan aku dengan kakak-kakak ku. Silla, kakak pertama yang selalu jadi juara kelas. Vino, anak kedua yang terkenal dengan karya tulisnya yang sudah tampil di beberapa novel. Dan aku, anak yang punya otak pas pas-an, ditambah ruang BK yang selalu menjadi tempat favorit untuk aku datangi.
Tapi jauh dari itu semua, Sata dewasa sebenarnya ingin sekali menunjukan kasih sayangnya ke mereka. Hingga akhirnya aku baru disadarkan dengan obat obatan yang sudah merekat di tubuh ku ini, meninggalkan kehancuran untuk semuanya. Awalnya memang gank itu yang membuat aku buta, menganggap hidup dengan mereka lebih membahagiakan dibanding hidup dengan keluarga yang aku anggap selalu banyak aturan dan persaingan antar saudara untuk memikat hati kedua orangtua. Dan sekarang penyesalan itu hanya membusuk di ruang rehab ini .
Aku tahu sekarang, dimana aku butuh keluarga, butuh perlindungan di tengah-tengah kasih orang terdekatku. Disaat nyeri menusuk tulang, sendi sendi yang ngilu tanpa daya, memori ku berputar ke arah lalu. Dimana Sata kecil yang berlari lari di taman kota bersama kakak-kakak yang menggandeng kedua tangannya. Ayah dan bunda yang duduk berdampingan di kursi taman tertawa kecil melihat tingkah kami.
Dinginnya air yang membuta tak henti mengguyur tubuh, semakin mempercepat memori berputar. Dimana aku masih bisa merasakan hangatnya pelukkan bunda sepulang kehujanan dari sekolah, dengan cokelat panas yang diminum bersama kakak-kakak ku di gelas tangkai besar hingga pipi kami terlukis oleh cokelat cair. Kini hanya tubuh meringkuk kedinginan di sudut ruang.
aku rindu suasana itu ..
Tangan menggigil itu meraih alat perekam yang sempat terbawa dari rumah. Suara gemetar memecah kesunyian.
Di dunia yang kelam
Ku temukan kebebasan
Yang kuanggap adalah kebahagiaan
Namun kenyataan berkata beda..
Hidup yang ku dambakan
Kini telah terhapuskan
Sejauh ini ku baru disadarkan
Bahwa aku salah jalan
Kini ku mengerti yang terjadi
Diri ku tak dapat seperti dulu..
Kini hanya mimpi indah
Yang tak akan mungkin dialami..
Ingin aku melangkah maju
Dan tak akan terjatuh lagi..
Ini adalah harapku Tuhan
Ku mohon Kau dapat mendengarnya..
Selang dari beberapa saat kesunyian yang kembali mengisi ruang, “Selamat hari ibu, … Bunda”. Ucapnya lirih. Dengan ragu, tangannya menyodorkan alat rekaman itu ke depan bunda yang datang menjenguk Sata di keesokan harinya . Bertepatan saat hari ibu.
Kadang sebuah kata-kata terlalu sulit diungkapkan secara blak blak-an oleh orang seperti Sata. Tapi di tengah keadaan yang membuatnya terpuruk, ternyata kasih sayang nya sebagai seorang anak mengalahkan itu semua.
Cerita ini hanya sebagai simbol saya untuk memperingati Hari Ibu. Tema nya pun hanya seadanya yang terlintas di pikiran saya. Maaf jika kurang memuaskan, Selamat hari Ibu.
0 Sejarah Futsal
Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.
Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.
Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game
Peraturan
Lapangan permainan
1. Ukuran: panjang 25-42 m x lebar 15-25 m
2. Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3. Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari setiap pos
4. Garis penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang
6. Zona pergantian: daerah 6 m (3 m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
7. Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m
8. Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif
Bola
1. Ukuran: #4
2. Keliling: 62-64 cm
3. Berat: 390-430 gram
4. Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama
5. Bahan: kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu, tak berbahaya)
Jumlah pemain
1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang
2. Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2
3. Jumlah pemain cadangan maksimal: 7
4. Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas
5. Metode pergantian: "pergantian melayang" (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)
Perlengkapan pemain:
Kaos bernomor, celana pendek, kaus kaki, pelindung lutut, dan alas kaki bersolkan karet
Lama permainan
1. Lama: dua babak 20 menit; waktu diberhentikan ketika bola berhenti dimainkan. Waktu dapat diperpanjang untuk tendangan penalti.
2. Time-out: 1 per regu per babak; tak ada dalam waktu tambahan
3. Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Futsal
0 Budaya Batik
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.
Corak batik
Baju Batik di Indonesia
Baju batik di Malaysia
Setiap hari Kamis, semua pegawai negeri lelaki di Malaysia diharuskan memakai baju batik Malaysia mulai 17 Januari 2008. Ketua Pengarah Jabatan Perkhidmatan Awam Tan Sri Ismail Adam telah membagikan kepada semua jabatan kerajaan.
Sebelum ini peraturan memakai baju batik hanya pada hari Sabtu saja. Kemudian diubah kepada hari ke-1 dan hari ke-15 setiap bulan. Tetapi banyak yang melupakannya
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Batik
0 Hujanku Rindumu
"Tyo, bangun sayang" Bisikku lembut.
Dengan sedikit terkejut Tyo membukakan matanya, dan begitu ia melihatku,senyumnya langsung terkulum indah. "Nia, kamu masih mau menemuiku? " Tanyanya.
Aku mengangguk pelan," kamu ini ngomong apa sih Tyo, jelaslah aku masih ingin menemuimu..o, ya cepat cuci muka sana, katanya ada yang ingin kamu bicarakan padaku"
Bergegas Tyo beranjak bangun dan dengan segera ia melangkah ke kamar mandi. Tak selang beberapa menit Tyo datang menghampiriku yang sedang duduk diteras depan rumahnya.
"Maaf ya Nia,, semua ni harus ku katakan padamu.. Nia sungguh aku sangat sayang kamu, tapi aku juga tak bisa memaksakan perasaan mu padaku, jika memang kamu mencintai dia,,kejarlah mimpimu itu, aku hanya mendoakan semoga kamu bahagia, dan kembalilah padaku jika kamu mau...aku masih menunggumu disini" Ucapnya lirih..
Tak banyak yang bisa kukatakan aku hanya menunduk diam membisu. Tangisku tertahan didada..."sayang kulakukan ini demi kebahagianmu" Ucapnya lagi...
Akhirnya tangisku sudah tak bisa kutahan lagi, dengan sendirinya tangisku pecah pagi itu, tak bisa kuberlama-lama menagis disampingnya, aku langsung beranjak dari dudukku lari pergi meninggalkan tyo yang menatapku pilu. Sungguh aku tak tahu menagis karena apa, haruskah aku bahagia karena akhirnya Tyo melepasku, atau sebenarnya aku masih menyayanginya?
Aku masih berlari dengan air mata yang bercampur gerimis, tak peduli semua orang memperhatikanku yang kurasakan saat itu hanya ingin menangis, menangis dan menangis. Tyo berusaha mengejarku, tapi langkahnya terhenti saat ia dapatkan aku sudah menaiki mobil. Dan dari balik jendela mobil bisa kulihat badannya yang terguyur hujan..
Aku duduk diam menatap hujan yang belum juga reda, Kejadian tadi pagi cukup membuatku hari ini diam membisu. Hufffft...setelah harga diriku jatuh bececeran karena sempatku buat pernyataan melalui tulisanku pada Andre orang yang belakangan ini kukagumi,,tapi kupikir itu bukan sebuah ungkapan, itu hanya sebuah tulisan dan mengapa aku begitu gelisah dan resah. Apa jadinya aku dimatanya? Dan sekarang hatiku hancur ketika Tyo ucapkan perpisahan padaku,,Aku bingung tak tahu apa yang harus kulakukan, yang pasti aku telah melakukan hal diluar kesadaranku. Aku telah menyia-nyiakan orang yang selama ini selalau tulus mencintaiku, dan aku tak tahu apakah aku bisa mendapatkan lagi cinta seperti dirinya.
Tiba-tiba sederet pesan singkat masuk ke handphoneku, dari Tyo.
"sayang..maafkan aku telah membuatmu meneteskan air mata, sungguh aku tak ingin jauh dari dirimu, aku tak bisa bayangkan hari-hariku tanpamu, mungkin bagaikan tunggu kehilangan apinya"
O..Tyo begitu besarkah cintamu padaku, apakah kan kudapatkan dirimu di dirinya?, ohhh..sadarkan aku dari mimpi semu ini, kembalikan aku padanya.
Dan kini hujan masih turun deras, kutatap rintik-rintiknya senyummu dan senyumnya terbias disana. Biarlah kuikuti alur cerita kisahku ini dengan senyuman, karena ku tak ingin memiliki Andre kuhanya ingin mengaguminya,,dan aku tak ingin jauh dari kekasihku karena aku tak bisa jika harus kehilangan kekasihku. meskipun sekarang status sudah tak nampak, tapi aku yakin ketulusan cintamu selalu warnai hari-hariku.
Sumber : http://cerpen.net/cerpen-cinta/hujanku-rindumu.html
0 Ketika Presiden RI Menolak Kunjungan Presiden AS
Negara Amerika Serikat yang terdiri dari 50 negara bagian dengan sejarah panjang menguasai negara-negara ketiga tidak seharusnya diremehkan. Kunjungan presiden AS kali ini adalah dalam rangka diskusi perbaikan ekonomi global dan mestinya kunjungan tersebut sangat berpengaruh bagi negara-negara lain di Asia Tenggara. Presiden AS melalui juru bicaranya, menteri luar negeri, menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang egois, tidak tahu berterima kasih dan tidak pernah belajar dari sejarah.
Dalam acara ramah tamah dan buka puasa bersama, presiden RI mengucapkan terima kasih atas kritikan tersebut. Beliau merasa egois jika tidak meresponnya. Beliau juga menanyakan sejarah mana yang dimaksud. Dan berikut ini penjelasan presiden RI atas penolakan kunjugan presiden AS. Beliau membacakannya, tanpa teks, di sebuah desa di pedalaman Kalimantan seperti yang beliau kirim kepada presiden AS lewat email.
Alasan pertama dan seperti kunjungan-kunjungan presiden AS sebelumnya yang diterima oleh presiden-presiden RI sebelum dirinya adalah karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan pemerintah RI sehubungan dengan kunjungan itu. Bayangkan, jika kunjungan satu orang saja dapat memakan biaya hingga 6 milyar rupiah. Padahal tahun lalu, dengan biaya kurang dari 6 miliar pemerintah Indonesia mampu mendirikan lebih dari 20 SD dan memperbaiki puluhan SD di delapan daerah. Alasan kedua menegaskan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang selalu belajar dari sejarah. Sebagaimana kita tahu bahwa tiap kali kedatangan presiden AS selalu diwarnai dengan demonstrasi mahasiswa dan organisasi massa lain yang menolak kunjungannya. Oleh karena itu presiden RI dengan segala hormat menawarkan penolakan dari beliau sendiri daripada lewat demonstrasi yang penuh caci maki dan dapat merendahkan martabat negara AS yang besar. Dan alasan ketiga yang juga belajar dari sejarah adalah sehubungan dengan kunjungannya yang mendadak. Beliau berpendapat bahwa sudah sewajarnya beliau menolak kunjungan tersebut. Sebagaimana kita ketahui bahwa presiden RI, sejak terpilih, mempunyai jadwal yang sangat padat. Bahkan dalam biografinya tertulis jika beliau hanya tidur kurang dari dua jam sehari dan beliau sangat memanfaatkan waktu perjalanannya untuk istirahat. Jadwal kunjungan presiden AS berbenturan dengan kunjungan presiden RI ke daerah bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara. Beliau berpesan pada presiden AS agar membuat janji terlebih dahulu sebelum berkunjung minimum dua tahun sebelumnya. Semoga presiden AS memaklumi.
Dan tanpa mengurangi rasa hormatnya pada presiden AS, presiden RI memberikan pilihan lain untuk bertemu yaitu dengan ikut menemani beliau ke Sumatra Utara untuk membantu para korban banjir dan longsor.
Itu merupakan satu-satunya pilihan terbaik yang beliau sebut dengan alternatif 2 in 1, atau mungkin 3 in 1 karena ditambah dengan turut menemani beliau makan sahur dan buka puasa bersama para korban banjir dan tanah longsor. Meski akhirnya presiden AS dapat memaklumi alasan penolakan tersebut, namun ia tetap akan melakukan kunjugannya. Ia meminta perwakilan dari presiden RI agar dapat menerima kunjungannya. Dan syukur alhamdulillah, Presiden RI berkenan dengan permintaan tersebut. Beliau menanyakan pada para menterinya apakah ada yang berminat menerimanya?
Perlu Anda ketahui bahwa penolakan kunjungan ini terjadi di tahun 2060 setelah pemerintah Indonesia melalui Bank Mandiri membeli seratus persen saham Microsoft, Google, Shell, BP, Hilton, Citibank, American Express (selanjutnya berubah menjadi Indonesian Express), klub sepak bola Manchester United; kemudian memindahkan kantor pusat PBB ke Purworejo dan menjadi Dewan Keamanan tetapnya; membangun pusat energi nuklir terbesar di dunia di pulau Sidoarjo; memindahkan Hollywood ke Bali dan mengubah namanya menjadi Baliwood; mendirikan universitas sekelas Harvard, Princeton, MIT dan Cambridge; memenangkan lima Olimpiade berturut-turut; menjadi negara bebas polusi; dan menjadi salah satu negara yang selamat setelah seperempat bagian dunia terkena gempa dan tsunami termasuk Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Tuhan berkenan dengan keselamatan bangsa Indonesia karena para pemimpinnya yang jujur dan adil.
Sumber : http://cerpen.net/cerpen-lucu/ketika-presiden-ri-menolak-kunjungan-presiden-as.html
0 Salah Kaprah dalam Pelafalan Bahasa Indonesia
Melihat sejarah perkembangan bahasa Indonesia yang hampir mencapai satu abad, ternyata bukanlah hal yang mudah untuk menyempurnakannya dan menjaga dari pengaruh-pengaruh bahasa-bahasa lain (asing). Bahasa Indonesia masih belum cukup dewasa menahan gempuran dari bahasa-bahasa asing yang selalu mempengaruhinya. Selain ketidakmampuaannya dalam menahan gempuran, bahasa Indonesia juga masih ada yang terjadi salah kaprah penggunaanya, yang kali ini penulis coba mengangkat kesalahkaprahan bahasa Indonesia, dari segi cara pelafalan membaca akrostik dan akronim.
Bahasa Indonesia dari segi pembacaan kata akrostik dan akronim masih banyak-apakah karena sengaja atau karena sudah menjadi kebiasaan- yang salah kaprah. Ada beberapa kata yang pelafalannya kita menyesuaikan dengan lidah melayu, namun ada juga yang sedikit menggilitik lidah kita pelafalannya mengikuti dari kata aslinya –maksudnya bahasa asing- yang secara tidak sadar kita menganggap bahwa itu adalah pelafalan lidah orang melayu, khususnya orang Indonesia. Berikut akan penulis coba berikan contoh, mudah-mudahan menggugah hati anda.
Antara TV dan TVRI
Dalam pengucapannya, kita mengucapkannya dengan gaya pelafalan ejaan bahasa Inggris. TV (baca: tivi) mengapa kita tidak melafalkannya ‘teve’. Bukankah dalam bahasa Indonesia fonem t dibaca ‘te’ dan fonem v dibaca ‘ve’? Mungkin jika ingin membeli TV dan melafalkannya dengan ‘teve’ sudah pasti kita akan ditertawakan. Namun, ketika melafalkan nama stasiun TV pemerintah ‘TVRI’, kita melafalkannya dengan te-ve-er-i- bukan ti-vi-ar-ei-. Bagaimana menurut Anda, apakah benar? Hal ini sudah memasyarakat pada pengguna Bahasa Indonesia, suatu kesalahan yang sudah menjadi anggapan benar.
KFC dan A&W
Begitu juga dengan pelafalan dua merek dagang makanan dari luar negeri ini. KFC dan A&W. Kita melafalkan KFC dengan ka-ef-ci sesuai dengan pelafalan bahasa Inggris. Namun, ketika bertemu dengan merk dagang yang berbeda namun asalnya sama kita melafalkan A&W dengan pelafalan lidah melayu -a- dan –w-. Mengapa kita tidak melafalkannya sama seperti melafalkan KFC. Baca saja A&W dengan (Ei and doble yuu). Kini gilirannya, jika melafalkan demikian –ei and doubleyuu-, bisa jadi kita dibilang katrok oleh orang yang mendengarnya.
DVD dan VCD
Pelafalan DVD dan VCD Orang indonesia melafalkannya bukan (de-ve-de) tetapi (di-vi-di) Mengikuti pelafalan bahasa inggris. Begitu juga dengan VCD dilafalkan dengan vi-ci-di.
Handphone (HP)
Pada alat elektronnik yang satu ini pun kita juga salah kaprah. Mengapa pada pelafalannya kita tidak melafalkan dengan lidah Inggris. HP dibaca (eitch-pi). Tapi dalam kesehariannya kita melafalkan HP (hape). Bagaimana menurut Anda?
Tetapi walaupun demikian, tidak semua pelafalan dalam bahasa indonesia yang diserap dari bahasa asing menjadi salah kaprah. Satu contoh yang tepat, computer yang dalam bahasa Inggris dibaca –kompiyuterr-, tetapi dalam bahasa Indonesia diserap komputer, pelafalannya pun menjadi komputer. Sesuai dengan lidah orang Melayu bukan?
Melihat adanya kesalah kaprahan yang terjadi, semoga kita tidak semakin manambah kesalahan yang sudah ada. Belajarlah dari kesalahan. Hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga, badan, departemen atau sejenisnya yang menangani masalah kebahasaan, tetapi ini juga menjadi masalah kita sebagai masyarakat pengguna bahasa Indonesia. Untuk ke depannya semoga dalam proses penyerapan bahasa asing kita tidak salah kaprah lagi.
Sumber : http://netsains.com/2008/09/salah-kaprah-dalam-pelafalan-bahasa-indonesia/
0 IT dan HUKUM
Setiap ilmu yang ada saling berhubungan satu sama lain. Tidak terkecuali IT dengan hukum. Perkembangan IT yang kian pesat dan maju membuat IT dimanfaatkan disegala bidang. CCTV, Handphone, Rekorder merupakan contoh benda yang sering digunakan untuk pembukian beberapa kasus di bidang hukum.
“Penyanyi Alda Risma yang tenar lewat lagu Aku Tak Biasa, ditemukan meninggal di Hotel Grand Menteng Matraman, Jakarta Timur, pada pukul 19.00 WIB. Melalui proses pengecekan kamera CCTV di loby hotel diketahui bahwa sebelum meninggal ada beberapa orang yang dicurigai sebagai tersangka. Ferry Surya Perkasa setelah diusut menjai dalang dalam pembunhan korban. Ferry didakwa 15 tahun karenan kasus pembunuhan berencana yang ia lakukan”.
Salah satu kasus tadi adalah salah satu manfaat pemanfaatan IT dibidang hukum yang sangat membantu pihak berwenang dalam mengusut kasus-kasus yang terjadi. Masih banyak kasus-kasus yang dapat dipecahkan karena pean IT. Kasus KKN perselingkuhanan dan banyak lagi. Walaupun dewasa ini IT tidak hanya dimanfaatkan dijalan yang baik untuk menegakkan hukum. Namun, tidak jarang IT digunakan sebagi perantara perbuatan-perbuatan melanggar hukum.
Beberapa kasus korupsi, penculikan anak, pelecehan seksual bahkan pembunuhan berencana yang jelas-jelas melanggar hukum dipermudah dalam penerapan dalam perkembangan IT. Dan relatif lebih aman untuk penggunaannya dari pihak berwenang.
Sekarang tergantung kita akan menggunakannya dijalan yang benar untuk kemaslahatan umat atau hanya untuk hal-hal yang berdampak buruk bagi diri kita dan orang banyak.
0 Perigatan hari pahlawan penting atau tidak?
17 Agutus 1945 Indonesia mengikrarkan kemerdekaan atas bangsa dan negaranya dibawah pimpinan Soekarno dan Hatta. Bangsa ini memulai sedikit demi sedikit membangun bangsa dan negara diatas kaki dan tanggannya sendiri. Karena telah banyak sekali nyawa dipertaruhkan bahkan untuk mempetahankan kemerdekaan ini juga harus banyak korban yang berjatuhan. Namun saat itu kemerdekaan adalah hal yang paling utama untuk seluruh rakyat.
Masa-masa itu telah berlalu kini kemerdekaan telah dicapai dengan susah payah. Bayi-bayi yang lahir di bumi Indonesia telah dapat merasakan kemerdekaan hakiki. Kita tidak harus membawa bambu runcing lagi untuk mempertahankan hak kita yang paling mendasar.
Untuk menghormati jasa-jasa pahlawan yang telah begitu banyak berkorban untuk kita dimasa sekarang diperingati 10 November sebagai hari pahlawan. Maksud diperingatinya hari pahlawan ini adalah agar generasi muda terus mengenang dan mengingat jasa jasa pahlawan. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mengargai pahlwannya.
Tapi tahun berganti tahun esensi 10 November kini wajib kita pertanyakan. Perlukah peringatan itu?. Tiap tahun hanya dilakukan upacara tanpa penuh makna. Hati rakyat ini telah lupa memori itu. Korupsi, kolusi, nepotisme, kemiskinan, penganguran dan ratusan problema negara kini membelenggu.
Esensi dari perayaan hari pahlawan harusnya berlangsung tiaphari dan menjadi darah daging di dalam darah kita. Kecintaan pada ibu pertiwi akan menguatkan bangsa dan negara kita di gonjang-ganjing masalah negara. Pahlawan kita sunguh akan menangis melihat pengorbanannya tidak kita manfaatkan dengan baik. Generasi muda harusnya kini bangkit demi banga dan negara kita tercinta.
0 Cewek Addict (sinopsis cerpen)
Prita adalah pacar Beni, mereka baru berpacaran selama 6 bulan. Prita adalah seorang gadis cantik tetapi sangat manja, Beni maklum karena ia adalah anak bungsu, dan juga anak mami. Prita dari kemarin memang sedang ribut ingin menonton film Indonesia terbaru berjudul Kuntilanak. Salah satu bentuk kemanjaannya, ketika antri tiket film Kuntilanak dengan santainya Prita menyuruh Beni ngantri selama hampir 3 jam di depan loket yang belum buka. Sementara ia bersama tiga teman satu kelasnya justru sedang asik berbelanja.
Ketika tiba Pensi, ternyata Beni jatuh sakit. Terkena penyakit gejala tipes dan harus di rawat selama dua minggu dirumah sakit. Mengetahui hal tersebut, Prita sangat sedih sekali tetapi bukan karena pacarnya sakit tetapi karena siang ini rencananya Beni mau diajak ke Pensi sekolahnya. Karena Beni jatuh sakit, sehingga semua rencana yang disusun menjadi gagal. Kemudian, Prita berusaha menghubungi teman-teman laki-lakinya yang lain, tetapi tidak ada satupun yang bersedia pergi bersamanya ke Pensi. Mereka semua mengganggap Prita hanya memperdaya mereka, kalau butuh saja baru datang dan juga Prita termasuk anak manja yang cerewet. Sampai pada akhirnya, Maminya yang menjadi korban untuk menemani Prita ke Pensi.
Sudah seminggu Beni, harus dirawat di rumah sakit. Ia merasa sedih karena Beni dirawat di rumah sakit, karena tidak ada yang mengantar dan menjemput sekolah ataupun ketika pergi ke mall. Walaupun sudah seminggu Beni sakit, Prita masih belum juga berminat menjenguknya di rumah sakit. Sang mama yang kemudian menegur Prita untuk menjenguk Beni ke rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit, Prita melihat Beni terbujur lemas sekali, berat badan turun drastis dan pipinya terlihat tirus. Prita berfikir, kenapa tidak dari pertama saja dia menjenguk Beni, kenapa baru seminggu setelah ia dirawat dan itu harus dipaksa mama. Bener kata mama, bahwa ia hanya suka pacaran ketika senang saja dan saat sedang sedih, ia tidak pernah ada untuk Beni. Ia sadar bahwa ia begitu egois, manja bahkan addict (terlalu bergantung) terhadap seseorang. Ia berjanji akan berubah menjadi lebih mandiri, hal inilah yang memuat Prita ia memutuskan untuk break. Dan Beni, tidak keberatan karena ia sadar umur Prita yang 17 tahun merupakan waktunya pendewasaan diri. Bahkan Beni berjanji dalam dirinya, ia akan menembak Prita sebagai kekasihnya lagi suatu saat nanti ketika Prita telah berubah menjadi lebih mandiri.



